Kamis, 10 Oktober 2013

Tag Dasar HTML


Belajar HTML kita kali ini tentang Tag Dasar HTML, dulu saya pernah membahas tentang Definisi Elemen Dan Tag, Petunjuk Menggunakan Tag dan Atribut Tag yang tentunya masih sangat erat kaitannya dengan pokok pembahasan pada postingan kali ini. Silahkan dibongkar-bongkar saja postingan terdahulu, bagi yang belum tahu tentunya, bagi yang sudah tahu, abaikan saja.

Tag dasar berarti elemen dasar. Dokumen HTML secara mendasar akan terdiri atas teks informasi. Judul atau topik utama dokumen disimpan dalam section/ elemen head, disimpan dalam elemen title, dengan tag <title>  …  </title>. Title ini akan ditampilkan pada bagian caption dari window browser web. Hanya elemen title saja dari elemen head yang ditampilkan dibrowser, elemen lainya dari head tidak ditampilkan, sebagai elemen yang menjelaskan tentang dokumen HTML yang bersangkutan.

Teks informasi ini akan disimpan dalam section/ elemen body – di dalam tag <body> dan </body>. Teks disusun dalam paragraf-paragraf – tag <p>. Teks juga mempunyai judul-judul yang menunjukkan topik-topik atau bagian-bagian dalam dokumen – judul disebut sebagai heading. Heading di dalam HTML mempunyai level 1 sampai dengan 6, dinyatakan dengan tag <h1> s.d. <h6>, demikian juga pasangannya </h1> s.d. </h6>.

HTML
Merupakan tag dasar yang mendefinisikan bahwa dokumen ini adalah dokumen HTML. Tag ini merupakan satu keharusan bagi pemrogram web untuk menulisnya sebagai tag pertama dalam dokumen HTML.
Head
Merupakan tag berikutnya setelah <html> untuk menuliskan keterangan tentang dokumen web yang akan ditampilkan. “<head> di awal setelah <html>, dan </head> di akhir section head”.
Title
Merupakan tag di dalam head yang harus dituliskan untuk memberikan judul / informasi pada caption browser web tentang topik atau judul dari dokumen web yang ditampilkan dalam browser. “<title> judul dokumen</title>”.
Body
Merupakan section utama dalam dokumen web. Pada section ini semua isi dokumen yang akan ditampilkan di dalam browser harus dituliskan.
<body> di awal, segera setelah tag </head>
</body> di akhir, diletakkan sebelum tag </html>
Paragraf
Informasi yang disajikan dalam dokumen harus mengikuti kaidah-kaidah dalam penulisan. Misalnya satu pikiran utama disimpan dalam satu paragraf. Setiap paragraf harus dimulai dengan memberikan tag <p>. Di akhir paragraf tidak diharuskan menuliskan </p> sebagai akhir paragraf, karena tag <p> tidak didefinisikan mempunyai tag akhir. Setiap pergantian paragraf harus dimulai dengan <p> kembali.
Contoh:
<!-coba_minimum.html→
<html>
<head>
<title>Sebuah contoh HTML sederhana</title>
</head>
<body>
<p>HTML mudah dibuat. Selamat datang di blog Belajar HTML.</p>
</body>
</html>
Contoh coba_minimum.html menunjukan dokumen HTML sederhana yang hanya mempunyai sebuah informasi dalam sebuah paragraf. Tetapi, yang lebih penting dari ini adalah ketentuan minimum dari suatu dokumen HTML, yaitu harus terdiri atas tag <html>, <head>, dan <body>; dengan <title> di dalam section head.

Catatan:
Pada beberapa browser, walaupun tidak menggunakan pola minimum yang mengharuskan adanya tag <html>, kemudian section <head>, dan <body>; browser tersebut masih bisa menampilkan dokumen html.
Contoh:
<!–coba_paragraf.html–>
<html>
<title>Contoh penggunaan tag paragraf</title>
</head>
<body>
<p>Ini adalah paragraf.</p>
<p>Ini adalah paragraf.</p>
<p>Ini adalah paragraf.</p>
<p>Elemen paragraf ditandai dengan menggunakan tag p, dan bisa diakhiri dengan tag pasangannya</p>.
</body>
</html>
Pada elemen paragraf, sebaiknya selalu disertakan </p> untuk menandakan penutup paragraf, sebelum memulai paragraf baru. Pada browser diperlihatkan setiap paragraf akan ditampilkan dengan loncat satu baris. Jika sudah teks yang akan ditampilkan melebihi lebar window, maka secara otomatis teks yang tidak cukup akan ditampilkan pada baris berikutnya.
Contoh:
<!-coba_paragraf2.html→
<html>
<head>
<title>Contoh tidak menggunakan tag paragraf</title>
</head>
<body>
Ini teks pertama dari paragraf.
Yang ini baris kedua.
Ini baris ketiganya.
Dan yang ini baris keempat, tapi panjang, supaya bisa dilihat apakan bisa pandah sendiri?????
</body>
</html>
Contoh ini memperlihatkan suatu dokumen web yang tidak menggunakan tag paragraf sama sekali. Teks akan ditampilkan berbeda, seolah-olah tidak ada ganti baris, walaupun kita telah pisah-pisah menuliskannya dalam notepad. Yang menjadi catatan di sini adalah jika ingin mendefinisikan paragraf baru, maka kita harus menuliskan secara eksplisit tag <p>-nya. Tidak ada pengaruh kita menuliskan <enter> berapa kali pun di dalam notepad, karena semuanya akan dianggap sebagai suatu paragraf dengan sebelumnya. Ukuran window akan menyebabkan hasil yang berbeda-beda. Browser web akan melakukan pemformatan tampilan sesuai dengan ukuran windownya.

Catatan Tips Yang Berguna
Pada saat anda menuliskan teks HTML, anda tidak pernah mendapat kepastian bagaimana teks ditampilkan pada berbagai browser. Beberapa mempunyai display yang besar, beberapa lagi kecil. Teks akan diformat ulang setiap saat pemakai melakukan resize windows. Jangan mencoba memformat teks dalam editor dengan menambahkan baris dan spasi kosong ke dalam teks.
Menggunakan tag <p> untuk menyisipkan baris kosong merupakan kebiasaan buruk. Gunakan tag <br> sebagai gantinya, tapi jangan gunakan <br> untuk membuat list. Jangan lupa untuk memberikan </p> pada setiap paragraf. HTML otomatis menambahkan baris kosong sebelum atau sesudah beberapa elemen, seperti sebelum dan sesudah paragraf.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar